Abstrak Pembangunan daerah yang berkelanjutan dan terpadu merupakan fondasi penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Kota Tangerang, sebagai salah satu wilayah strategis di Provinsi Banten, menghadapi beragam tantangan pembangunan yang kompleks dan dinamis. Permasalahan utama pembangunan muncul akibat ketidaksesuaian antara kondisi riil dan harapan ideal, baik dalam aspek sosial, ekonomi, pelayanan publik, maupun daya saing daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi isu serta permasalahan utama dalam pelaksanaan pembangunan di Kota Tangerang guna mendukung penyusunan arah kebijakan pembangunan daerah yang lebih terarah dan efektif. Metodologi yang digunakan meliputi pendekatan teknokratis, holistik-tematik, integratif, dan spasial, yang dikombinasikan dengan analisis data sekunder serta hasil diskusi kelompok terfokus (FGD) bersama pemangku kepentingan. Proses analisis dilakukan melalui dua jalur utama: telaah terhadap dokumen perencanaan pembangunan nasional, provinsi, dan kota; serta evaluasi kinerja pembangunan lima tahun terakhir berdasarkan indikator statistik dan data kelembagaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sejumlah isu strategis yang meliputi ketimpangan kesejahteraan sosial, rendahnya efisiensi layanan dasar, kurang optimalnya infrastruktur wilayah, dan lemahnya koordinasi lintas sektor. Faktor-faktor penghambat seperti keterbatasan sumber daya manusia dan lemahnya kapasitas kelembagaan juga turut memperparah permasalahan pembangunan. Sebagai tindak lanjut, dirumuskan rancangan program prioritas dan indikator kinerja daerah yang diarahkan untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut dan mendorong keberhasilan pembangunan di periode 2019–2024. Kajian ini diharapkan menjadi landasan dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tangerang yang lebih responsif, partisipatif, dan berkelanjutan. Kata kunci: indikator, kebijakan, perencanaan, pembangunan, strategi.